Ranjang Panas Yang Membara

1123 Kata

Ciuman itu begitu dalam, seolah Alara ingin mengungkapkan semua yang dirasakannya lewat sentuhan. Bibir mereka berpadu dengan intens, panas, namun penuh dengan kerinduan yang tertahan. Elenio terkejut namun dia tak ingin menghentikan gairah Alara yang telah menguasai dirinya. Kehangatan bibir Alara yang bergerak agresif, menghisap bibirnya dengan penuh hasrat, perlahan meruntuhkan pertahanannya. Elenio merasakan sesuatu yang berbeda. Ada amarah sekaligus gairah tertahan yang terselip dalam ciuman itu. Seolah gadis itu sedang mencoba membuktikan sesuatu padanya. Alara semakin memperdalam ciumannya, jemarinya meremas kerah kemeja Elenio, menariknya lebih dekat hingga tubuh mereka saling menempel tanpa jarak. Tubuh Elenio menegang. Panas mulai merayapi kulitnya. Nafasnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN