Cemburu Yang Memancing Keberanian Alara

1116 Kata

Alara duduk di dalam taksi dengan perasaan berdebar yang sulit dijelaskan. Hujan rintik-rintik tiba-tiba datang dan membasahi kaca jendela di sebelahnya, menciptakan pola acak yang bergerak perlahan seiring laju kendaraan. Jemarinya yang lentik meremas ujung rok dengan gelisah sekaligus bahagia, sementara pikirannya terus dipenuhi bayangan Elenio. Hari ini, dia memutuskan untuk datang langsung ke kantor Elenio tanpa memberi tahu sebelumnya. Hanya sekadar ingin memberikan kejutan dan memastikan hubungan yang mulai membaik di antara mereka. Mungkin melihat Elenio dalam kesibukannya akan membuatnya merasa lebih dekat dan tahu lebih dalam tentang Elenio. Taksi berhenti perlahan di depan lobi gedung perusahaan Elenio, sebuah bangunan modern dengan dinding kaca yang memantulkan kil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN