Bab 49 - Inilah Cinta

1624 Kata

Cakra berhasil menemukannya, kedua matanya tak sengaja melihat langsung seorang laki-laki asing akan mencium pundaknya Cindy dengan seenaknya. Tak tahu dia siapa, membuat Cakra menegurnya secara halus. “Ehemm, saya cari ke mana-mana tahu nya ada di sini,” ucap Cakra kemudian menepis tangan laki-laki itu dengan tatapan penuh amarah. Keduanya pun menatap Cakra, apalagi Cindy yang saat ini hanya diam saja, mungkin dia memang benar-benar tak tahu apa yang akan laki-laki itu lakukan kepadanya. Untung saja Cakra cepat mencegahnya, Lenovo yang sudah gagal, bangkit dari posisi duduk lalu basa-basi. “Cindy, saya pergi kalau gitu, tak akan ikut campur, jangan menangis lagi,” pamit Lenovo. “Terima kasih,” ucap Cindy pelan. Cakra sendiri masih menatap ke arah Lenovo, tatapan itu penuh arti, kedua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN