Bab 70 - Dewasa Karena Dia

1622 Kata

“Tidak, lupakan saja. Ayo, saya tunjukkan di mana kamarmu.” “Tunggu, apa kamu benar-benar serius dengan ucapanmu yang tadi, Lenovo? Bahwa bayi ini, sudah lama kamu tunggu, iya?” “Kalaupun iya, kamu mau apa? Ayo, jangan kebanyakan bertanya, segera berpikir lah untuk semuanya.” Benar, apa yang diucapkan Lenovo memang benar, seharusnya Naya harus secepatnya memikirkan bagaimana mengenai keputusannya. Dia harus benar-benar memikirkan semuanya dengan matang, tak boleh ada keraguan apalagi keterpaksaan. Naya tak mau sampai gagal lagi, setelah dulu gagal menikah dengan Zaki, sempat membuatnya kecewa dan tak percaya lagi pada pernikahan. Kalau bukan karena anak, mungkin sampai saat ini pun Naya tetap berpikir seperti itu mengenai pernikahan, sayangnya dia bukan seorang ibu yang egois. “Ini k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN