Sebuah firasat yang akhir-akhir ini Lenovo rasakan, ternyata memang benar. Saat ini, dengan susah payah Naya banting tulang untuk membiayai kehidupannya bahkan untuk dia lahiran nanti, meskipun terbilang masih sangat lama, tetapi dia ingin semuanya disiapkan sejak awal kehamilan. “Ini udah malam banget, apa aku harus pulang dulu? Lelah rasanya seharian bekerja. Demi kamu, Nak,” lirihnya sembari mengelus perutnya. Sudah berulang kali dia mencoba untuk menggugurkan kandungannya, sayangnya bayi itu sangat kuat, entah itu pertanda apa, Naya sudah memutuskan untuk merawatnya saja, tidak ingin membunuhnya lagi. Biarlah menjadi tanggung jawabnya, orang lain tak boleh tahu untuk saat ini, termasuk keluarganya sendiri. Naya berpikir keras, ternyata tidak ada anak yang haram di dunia ini, karena

