Satu tahun kemudian, hari demi hari, bulan demi bulan, bahkan sudah satu tahun lamanya, perasaan itu masih saja dia rasakan untuk wanita yang sama, tak pernah berubah ataupun berkurang sedikitpun rasa cintanya terhadap Alesya. “Bagaimana kabarmu sekarang? Baik-baik saja, kan?” tanya Zaki, setelah mengantarkan pulang Bela pada ibu kandungnya. Mereka sering sekali bergantian dalam mengasuh, sudah seperti suami istri yang bercerai, hak asuh anak selalu digilir, Alesya maupun Zaki sudah terbiasa akan semua itu. “Kabarku sangat baik, bagaimana dengan kabarmu sendiri? Udah ada istri, kah?” Alesya sangat penasaran pada hal itu. Zaki menggeleng, “Kabar saya cukup baik, tapi jawaban untuk pertanyaan yang terakhir, masih sama seperti dulu, belum ada istri,” sahut Zaki. “Loh, kenapa? Perusahaan

