Renata merasa kepalanya akan meledak mendengar semua fakta yang disampaikan Alya tentang masa lalunya. “Tidak mungkin Bu Dar berbohong. Dia bilang dia melihat Kak Laura bersama laki-laki lain. Sering. Bukan hanya sekali dua kali. Kak Bara jarang di rumah karena jadwal terbangnya padat, sementara kami semua di rumah ini tidak pernah tau kemana Kak Laura pergi di saat-saat Kak Bara sedang terbang itu.” “Kak Bara sangat mencintaimu. Kamu tau itu, kan? Ah, ya! Sekarang kamu sedang hilang ingatan. Aku harap saat ingatanmu kembali nanti kamu bisa menjelaskan semuanya. Atau setidaknya bisa menyadari bahwa rasa cinta yang Kak Bara miliki untukmu itu sangat besar. Dia mungkin bisa jadi gila menanggung cinta yang sebesar itu untukmu. Dia mungkin benar-benr akan

