Setelah, empat bulah kematiaan papa aku memulai segala aktivitasku seperti biasa. Akhirnya mama mengetahui kebiasaan burukku dan memakiku habis-habisan saat ia menjemputku di rumah Fena. Sejak itulah aku tak pernah di izinkan keluar malam lagi dengan mama. Empat bulan ini aku masih saja merasa hampa dan sendirian. Semua orang bilang aku benar-benar berubah. Aku meninggalkan segala hal yang aku suka, duniaku hancur. Selama satu bulan, aku kuliah aku lebih banyak menghabiskan waktuku termenung saat dosenku menjelaskan mata kuliah lalu aku pulang lebih awal dan mengurung diriku di kamar. Hari Selasa menyapaku, aku pun memulai aktivitas pagiku seperti biasa. Bangun tidur, mandi sarapan lalu berangkat ke kampus hanya itu yang dapat aku lakukan saat ini benar-benar membosankan hidupku benar-b

