dengan muka datar Roki pun ikut pamit pulang,
mereka langsung pulang ke kota,saat malam tiba dan saat malam,dan disitu waktu jadwal nongkrong mereka tiba, berkumpul lah mereka,dengan aktivitas seperti layaknya anak motor,
saat itu muka Roki terlihat masih bad mood karena teringat perkataan Aisyah,
sontak elang (teman mereka) melempar kan kerikil kecil ke Roki,Roki pun kaget,dan kesal,
saat itu dia pulang duluan,
"pulang ah mau edit video hasil kemaren"ujar Roki
"saya ikut, soalnya saya mau ada tugas kemaren,"ujar Rian,
"ya udh hayooo"ujar Roki
setelah sampai rumah masing masing,Roki kaget bahwa didepan ruang tamu ada kedua orangtuanya yang sedang berbicara, suasana itu bikin Roki kaget, karena tak seperti biasanya mereka sudah di rumah dan mengobrol,
orang tu roki pun langsung berbicara dengan Roki, bahwa Roki akan di jodohkan dengan sahabat orang tua nya dulu di kampung,
"nak Roki,sini papa mau bicara"ujar papah Roki
"iya, soalnya apa? warisan?Roki ga butuh harta pah"ujar Roki
sedikit kaget dengan jawaban Roki , karena Roki semenjak pulang dari pondok pesantren dia banyak berubah,dia sekarang lebih memilih untuk memperbaiki diri ke dalam ajaran Islam,
"bukan itu,papah mau menjodohkan kamu dengan anak sahabat papah,kamu mau ya?kamu bisa lihat dulu,kalo kamu tidak senang kamu boleh menolak"ujar papah Roki
Roki jadi teringat soal perjodohannya Aisyah,dia berpikir mungkin Aisyah sudah jadi istri orang yang Sholeh
"terserah papah aja,Roki ikut saja"ujar Roki dengan senyum sinisnya
"Alhamdulillah kalo seperti itu,baik lusa kita berangkat"ujar papah Roki
Roki langsung pergi ke atas ketempat tidur nya,
"saatnya tiba mereka langsung berangkat ke tempat sahabat papah nya Roki,dan ditemani supir, mamahnya, papahnya,dan yang terakhir Rian,
Rian tau soal perjodohannya Roki,tapi dia tak bilang ke Roki, karena permintaan orang tua nya Roki,
saat di pertngah perjalanan Roki tertidur pulas karena dia habis begadang karena mengedit video nya,
saat sampai di tujuan, keluarga sahabat orang iroki sudah menyambut,
setelah turun,Roki masih tertidur pulas di mobil,
karena kasihan mereka membiarkan Roki tidur di mobil,
kedua orangtuanya mereka sedang berbincang dan bercanda, ternyata Roki di jodohkan dengan keluarga Abah, mereka saling bercanda dan tawa saat Roki ikut tinggal di pondok pesantren,
"oh iya ,Roki mana?masih tidurkah?ujar Abah
"kayanya masih,ujar orang tua Roki
mang,mang tolong bangunkan Roki,ujar orang tua Roki ke supirnya
"den,den,den bangun di panggil papahnya Aden"ujar supir nya
"woooyyyyyy....banguuuuuun"ujar Rian dengan nada mengagetkan
sontak Roki bangun dan kaget
"astaghfirullah apaan si Yan bikin kaget aja"ujar Roki
"noh dipanggil orang tua kamu"ujar Rian
dengan muka bingung Roki melihat sekeliling nya,dan mengusap muka nya
"Yan bukan nya ini dipondok pesantren ya'ujar Roki sambil belom percaya
"iya"ayoooo buruan"ujar Rian
Roki masih bintdan belom percaya,dia pikir Mungkin lagi bermimpi,
setelah sampai ruangan,dia kaget melihat Abah dan kedua orangtuanya sedang mengobrol,dan disitu ada sesosok perempuan yaitu Aisyah
dia bengong dan pergi untuk mencuci mukanya,
dan kembali, sampai 3x dia bulak balik cuci muka karena belom yakin,
"ini sriusan pah,saya dijodohkan dengan Aisyah?ujar Roki ke papahnya
"iya,Abah ini sahabat papah dari kecil,cuman bedanya papah dulu lebih milih tinggal di kota karena kerjaan"ujar papah Roki
merkea semua tertawa melihat exspresi Roki yang kebingan, termasuk Aisyah,
"kalo gini Roki setuju pah ga nolak"ujar Roki
mereka tertawa lepas,dan acara pernikahan pun berjalan dengan lancar,