Setelah beberapa menit di pesawat, akhirnya pesawat pun take off. Setelah keluar dari area bandara Adrian pun langsung memesan taksi online dan menuju rumah sakit. Iya harus bertemu dengan Kay, harus. Dengan masih menyeret kopernya, Adrian pun menuju ke ruang di mana Kay berada. "Apa semuanya baik-baik saja?" ucap Adrian kepada semua orang yang ada di depan ruangan Kay. Hendrawan pun melirik Adrian yang terkesan panik, tetapi ia tidak merespon perkataan Adrian. "Kay masih kritis, semoga dia bisa melewati masa kritisnya dengan segera," ucap Edgar. Adrian mengusap wajahnya kasar. Kenapa bisa seperti ini. Apa yang dilakukan oleh Nesya sehingga dampak yang diterima Kay begitu besar. Bererapa menit kemudian, dokter pun keluar dari ruangan Kay, mereka semua pun langsung menghampiri Dokte

