36 Kurang ajar! Jadi selama ini Sabrina menyembunyikan sesuatu di belakangku? Angkasa geram luar biasa. Pria itu terlihat tidak bisa menahan kemarahannya. Meski sekuat hati berusaha tenang, namun bahasa tubuhnya mengatakan kalau dia murka luar biasa. Saking geramnya dia hampir saja menjatuhkan mangkok yang berisi kolak yang diberikan Sabrina. Tangannya gemetar saat menyuapkan satu sendok ke dalam mulutnya. Tenggorokannya terasa tersekat, tak sanggup menelan makanan yang melintasinya. Rasa panas di d**a menjalar hingga ke otak. Memaksa mencari pelampiasan dan muara. Amarah Angkasa menggelegak laksana air bah. Dirinya pria dewasa, faham apa artinya tanda merah di tubuh Sabrina. "Lon te, apa ya g kamu lakukan di belakangku, hah?" "Pantas selama ini kau baik luar biasa, rupanya kau bersel

