Bab 40

1406 Kata

40 Beberapa bulan berlalu. Sabrina mendengus kasar. Wanita itu benar-benar murka dengan apa yang terjadi di rumah ini. "Pergi? Maksud kamu, Mas?" Wanita itu melotot ke arah Angkasa . "Benar. Pergilah, Sabrina. Rumah ini sudah kembali menjadi atas namaku, jadi kamu tidak ada hak tinggal di sini," jawab Angkasa dingin. Wajah Sabrina makin merah padam, tidak menduga kalau dia bisa ditipu pria yang selama ini terlihat bodoh dan lemah. Kemanisan, kelembutan dan sikap romantis Angkasa ternyata ada maunya. Semua sikap yang pria itu lakukan ternyata semata-mata hanya untuk membuat dirinya terlena dan tertipu. Buktinya Sabrina tidak mencurigai apapun saat menandatangani semua dokumen yang diminta Angkasa selama ini. Dirinya sangat percaya bahwa Angkasa akan membuat kejutan yang manis deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN