43. Akal Bulus

1103 Kata

Beberapa jam sebelum Ira tiba di Surabaya. “Gimana?” tanya Bian yang ternyata berada di samping anak buahnya. “Katanya dokter Ira mau ke sini, Ndan,” sahut anak buah Bian, jujur. Bian pun langsung sumeringah. ‘Alhamdulillah ... lumayan bisa melepas rindu sebentar,’ batin Bian. “Ndan? Kok malah ngelamun?” tanya anak buah Bian. Ia heran karena Bian tak meresponnya. “Gak apa-apa. Terima kasih, ya!” sahut Bian. Sebenarnya kondisi Bian tidak terlalu parah. Hanya saja orang tua Bian yang memaksanya untuk tetap pergi ke Surabaya. Bahkan awalnya mereka meminta Bian untuk terbang ke Jakarta. Namun kemudian mereka meralatnya dan meminta Bian diperiksa di Surabaya saja. Sebab mereka kasihan jika Bian harus bolak balik ke Jakarta. Saat Ira menghubunginya tadi, Bian sengaja tidak menjawabnya. I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN