Bayangan Cambuk, Api Hati

1408 Kata

Jantung Keyli berdebar kencang di balik tulang rusuknya, memukul-mukul seperti burung yang terperangkap. Ia tidak tahu ke mana Hudson pergi, atau berapa lama ia akan pergi. Tapi ini dia. Kesempatan yang ia tunggu-tunggu. Kebebasan, entah bagaimana caranya, harus ia raih. Tangan Keyli gemetar saat meraba-raba bawah kasur, mencari obeng kecil yang sudah ia sembunyikan berminggu-minggu lalu. Keringat dingin membasahi pelipisnya. Rumah ini, penjara emas yang diciptakan Hudson untuknya, terasa mencekik. Setiap detik yang berlalu adalah siksaan, setiap menit tanpa bayinya, Scarlet, adalah neraka yang tak berkesudahan. Pikirannya dipenuhi gambaran wajah Scarlet, dorongan terkuat untuk bertahan dan berjuang. Ia bergerak cepat ke jendela, mengamati setiap celah dan kunci yang dipasang Hudson de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN