Malam itu, setelah hari yang panjang penuh sandiwara di depan Paul dan Keith, keheningan di villa terasa lebih berat dari biasanya. Paul dan Keith sudah tidur, dan Leonor, seperti biasa, menarik diri ke ruang kerjanya. Keyli, setelah memastikan Scarlet terlelap, memutuskan untuk pergi ke dapur, berharap bisa menenangkan diri dengan secangkir teh hangat. Getaran kecemasan yang kerap menyergapnya setelah interaksi dengan Paul dan Keith terasa begitu nyata malam ini. Setiap kata, setiap tatapan mereka, seperti jarum kecil yang terus menusuk luka lamanya. Saat ia sedang menyiapkan teh, Leonor tiba-tiba muncul di ambang pintu dapur. Wajahnya tampak lebih lelah dari biasanya, gurat tipis di sekitar matanya semakin kentara di bawah cahaya remang. Rambutnya sedikit berantakan, dan kemejanya sedi

