Selagi Jino mengganti baju, Alice menyiapkan makanan. Entah bisa disebut makan malam atau tidak, karena sekarang sudah menjelang subuh. “Alice kau di mana?!” teriak Jino tiba-tiba. “Aku ada di dapur.” Balas Alice. “Dapur itu apa? Dan ada di mana?” “Kau turuni tangga, lalu jalan ke sebelah kiri. Nanti di situ kau akan menemukan aku.” Jino menuruti perkataan Alice. Ia pun menuruni tangga, dengan cara duduk, dan menurunkan kakinya satu persatu. Karena Jino pikir dia bisa jatuh kalau turun dengan cara berdiri. Sesampainya di dapur dan menemukan Alice, Jino tiba-tiba memeluk Alice dari belakang, membuat Alice terkejut. “Akhirnya ketemu! Aku pikir kau pergi.” Kata Jino. “Hei, aku tidak kemana-mana.” Kata Alice sembari tersenyum. “Ya, aku lega. Kalau Alice tidak ada, berarti aku bisa men

