Granat segera menuju kamarnya untuk mandi seperti biasa di dalam toilet. Setelah beberapa menit kemudian, pria itu langsung bersiap-siap mengenakan pakaian yang sangat simpel. Hanya mengenakan kaos oblong warna hitam dan celana pendek di atas lutut, membuat bulu-bulu kaki pria itu terlihat jelas hingga bersembunyi dibalik celananya. Pria itu segera keluar dari dalam kamarnya menghampiri Ayriszya. Ia melihat gadis itu sedang berjalan-jalan di sekitaran ruangan rumah tersebut memperhatikan segala isi ruangan. “Ayriszya!” panggil Granat. Saat gadis itu menoleh kearahnya, Granat pun menampilkan senyuman yang bisa membuat Ayriszya terpesona kepadanya. “Kamu sedang apa?” tanyanya sambil berjalan menghampiri gadis itu. Ayriszya membalas senyuman laki-laki tersebut. “Nggak ada, gue c

