Malam hari Hanifah melihat adiknya tertidur pulas mungkin karena menangis terlalu lama lalu ia menghampiri kasur milik adiknya untuk membangunkannya Naila sedari tadi belum makan sama sekali dia tidak ingin jika terjadi apa-apa dengan kandungannya "Nai bangun kita makan dulu yuk" ajak Hanifah dengan menggoyangkan bahu Naila "Engghh" Naila mengucek kedua matanya "Kita makan yuk" "Nanti aja kak" "Kamu dari tadi belum makan loh kalo kandunganmu kenapa-kenapa gimana apa kamu gak kasian dengan anakmu" "Kakak ke sini sama siapa" tanya Naila "Kakak tadi sama mas Raihan" jawab Hanifah "Aku mau cuci muka dulu yah kak nanti aku nyusul ke bawah aja" lalu Hanifah mengangguk kemudian meninggalkan kamar Naila sesudah cuci muka ia pergi ke bawah yang sudah melihat Raihan bersama Radit

