Hans yang Malang

1645 Kata

    Ghuan tampak menempel di kaki Rose yang tengah membersihkan lemari di rumah baru mereka di Jerman. Ros melangkah, dengan masih Ghuan menempel dan memeluk betisnya. "Ibu ihhh," rengek Ghuan.     "Apa sih? Awas ah, Ibu lagi beres-beres!!"     Ghuan malah mengeratkan pelukannya. "Gak mau. Kalo kita pulang, Ghuan baru mau lepas."     "Udah dibilang, Ibu gak punya duit buat beli tiket. Sana minta sama Ayah!"     "Boong. Kan kalo Ayah gajian, semuanya masuk rekening Ibu. Gak boleh boong tau Bu, nanti anak Ibu juga jadi tukang boong. Kan buah jatuh nggak jauh dari pohonnya."     "Ibu gak boong kok. Ibu emang gak punya duit beli tiket pesawat. Kalo buat beli yang lain, baru ada. Awas, atau Ibu kentutin!!"     Ghuan terlihat kesal. Ia tampak ingin menggigit betis ibunya, tapi tak jadi dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN