Senu terbangun saat merasakan sesuatu yang ia peluk, terasa panas membakar. Ia membuka matanya dan menunduk. Senu hampir terlonjak setelah menyadari, jika sesuatu itu adalah Affa, yang tengah meringkuk dalam pelukannya. Senu bangkit dan menempelkan punggung tangannya pada kening Affa yang berkeringat. Panas. Affa demam tinggi!! Tapi Senu tak terlihat cemas, ia meraih celana panjangnya yang tergeletak di lantai. Setelah mengenakannya, ia melangkah dengan tenang ia membuka laci dan membereskan jarum suntik, serta obat-obatan yang ia perlukan. Senu memasukkan semua itu kedalam sebuah kotak berwarna hitam. Pria itu kemudian berbalik pada Affa dan menyelimuti tubuh telanjangnya. Ia menggendong Affa sembari membawa kotak hitam tadi. Sepertinya Senu berniat membawa Affa ke kamar wanitany

