Duapuluhlima

1551 Kata

Erik berjalan memasuki sebuah Cafe. Di tempat itu ia biasa makan Es Krim bersama Gina pacarnya. Sayangnya hari ini Gina tidak bersamanya. Tadinya ia ingin mengajak Tasya namun Tasya sedang menemani Mamanya ke salon. Sahabat-sahabatnya juga sedang sibuk. Jadilah ia sendirian. Belum sempat ia duduk pandangannya terarah ke sudut kiri Cafe. Di sana ia melihat seorang gadis yang tidak asing lagi baginya. Gina. Gumamnya. Ia sedang berdua dengan seorang pemuda. Erik tidak mengenalnya. Ketika pemuda itu pergi meninggalkan Gina, tanpa membuang waktu Erik lalu mendekati gadisnya. " Gina..." Panggil Erik. Gina tersentak kaget. " Hmm, Erik kamu disini ngapain?" Gina berusaha menyembunyikan kekagetannya. " Kamu yang ngapain? Bukannya ada acara keluarga?" Erik balik bertanya. Ia menatap tajam gadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN