"Ohh Hubby!" lenguh Celine ketika dia dimanjakan oleh Ares di bagian sensitifnya. Jemari tangannya menjambak rambut kepala suaminya tanpa sadar. Namun, pemuda itu tidak marah malah bertanya, "Apa enak permainan bibir dan lidahku bersama gadis kecilmu ini, Celine Cantik?" "Umm ... kau sangat ahli, Ares. Aku suka!" jawab Celine mendesah kegerahan. G-spotnya dijilat oleh ujung lidah suaminya berulang kali, membuat dia akhirnya menyemburkan cairan kenikmatan. Ares pun mengisapnya hingga habis bak lelehan madu murni. Malam semakin larut dan Celine lupa bahwa dia tadi ingin tidur awal. Suaminya sangat cerdik, Ares melayani Celine terlebih dahulu dengan foreplay yang membuatnya keenakan hingga ketagihan. "Cayank, kamu main kuda-kudaan dong. Aku yang di bawah ya jadi kudanya!" pinta Ares la

