Di hadapan papa Celonia, pemuda 19 tahun itu tak berani mengonfrontasi Ares Holmes. Dia memperhatikan percakapan kedua pria pengusaha night club yang tersebar di berbagai negara itu. Robert Mitchel adalah sepupu Ares masih satu trah Grup Goldstone yang bisnisnya menggurita dan multisektoral. "Ahh, kau pasti ingin mengambil pesananmu dari Perancis, bukan, Res?" goda Robert sambil mengeluarkan sebuah kotak beludru biru dari koper kerjanya. "Aku penasaran, siapa wanita beruntung yang mendapat curahan perhatianmu, Dude!" lanjutnya dengan tatapan menyelidik. Wajah Ares yang tampan tercukur rapi itu merona. Dia membuka kotak perhiasan yang dia titipkan pengambilannya di Marseille ke sepupunya. "Karya yang sangat indah, sepadan dengan harganya! Kau akan bertemu dengan ma femme spéciale di pesta

