Bab 74 - Puncak Gerhana

2237 Kata

Deru napas Krystal semakin berat. Ia merasa udara di sekitarnya semakin menipis. Pikirannya benar-benar kosong. Ia hanya membiarkan langkahnya terus membawanya berlari tanpa henti. Wajah panik Krystal berubah sangat senang ketika melihat seorang pelayan yang sedang berdiri di ujung koridor dan bergegas menghampirinya. Pelayan tersebut tersentak melihat keadaan Krystal yang sangat berantakan tanpa mengenakan apa pun selain mantelnya. Apalagi darah terus bercucuran dari lehernya. “Ny-Nyonya, apa yang Anda dilakukan di luar? Sekarang di luar sangat berbahaya. Sebaiknya Anda di kamar saja bersama tuan muda,” ucap pelayan tersebut yang malah memintanya untuk kembali ke dalam kamar. Mana mungkin Krystal akan kembali! “Di mana Tuan Mateo dan yang lainnya?” tanya Krystal dengan penuh selidik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN