‘Apa benar Kai akan membunuhku? Suara siapa sebenarnya tadi?’ Krystal tercenung. Perlahan ia melepaskan genggamannya dan memandang liontin di tangannya itu yang tidak memberikan tanda apa pun. Debaran jantungnya masih bergemuruh hebat. Ada rasa takut yang mencekam, tetapi di satu sisi ia merasakan aliran kekuatan yang sedang menyelimuti seluruh tubuhnya saat ini. ‘Perasaan apa ini? Rasanya … sangat nyaman,’ batin Krystal. Sayup-sayup sepasang kelopak matanya terpejam. Entah kenapa ia merasa ada sebuah kekuatan besar yang tak kasat mata sedang memenuhi dirinya, tetapi berangsur-angsur menghilang ketika ia tersadar dengan reaksi aneh yang terjadi pada tubuhnya tersebut. Perhatian Krystal teralihkan ketika terdengar suara langkah yang memasuki ruangan tersebut. “Sayang, kenapa kamu ti

