“Apa kamu sesenang itu dapat keluar dari vila?” tanya Kaizer saat melihat wajah ceria istrinya. Saat ini mereka berada di dalam mobil yang dikendarai Carlos. Sesuai janjinya, Kaizer mengantarkan Krystal ke rumah sakit untuk menjenguk Airin. Kondisi istrinya hari ini terlihat lebih segar dibandingkan hari sebelumnya. Krystal yang sejak tadi asyik melihat pemandangan dari jendela mobil pun mengalihkan pandangannya ke arah Kaizer, kemudian menjawab, “Tentu saja. Aku pikir kamu akan terus mengurungku seperti seorang terpidana di sana.” Seulas senyuman tipis terukir di bibir Kaizer atas sindiran yang ditujukan untuknya. “Aku bukan sengaja ingin mengurungmu, tapi aku hanya khawatir kalau—” “Kalau aku dimangsa oleh kawanan vampir?” sela Krystal seraya berdecak malas. Anggukan kecil diberikan

