Happy Reading...! "Ada apa, Bu? Apa yang terjadi?" Seorang pemuda mendekat. Rupanya suara teriakan Mama Fatimah didengar oleh seseorang yang entah dari mana ia datang. Mama Fatimah tidak memedulikannya, yang penting ada seseorang yang bisa ia mintai pertolongan. "Anakku ... a-anakku ... Nurul ... Nurul ... dia ... dia diculik!" Terbata-bata Mama Fatimah menjawab. Seakan ada batu besar yang bersekat di kerongkongannya. Hilangnya Nurul yang tiba-tiba di sampingnya, membuat tungkai kaki Mama Fatimah lunglai. Tubuhnya bergetar. Tidak pernah ia mengalami hal seperti ini. Bertahun-tahun ia mendampingi suami sebagai pebisnis handal yang banyak saingannya, tidak pernah sekalipun ia berhadapan dengan kejadian yang ia alami saat ini. Bahkan belum satu hari penuh ia tiba di rumah sang menan

