Happy Reading...!!! . "Sebenarnya apa yang ada di pikiranmu?" "Maksudmu apa?" "Hotel! Kenapa hotel yang kau pilih sebagai tempat persembunyian kita? Apa kau tidak berpikir ini tempat keramaian? Banyak orang berlalu lalang?" Sejak tadi Heroshi penasaran. Ia tidak menyangka bahwa kamar yang mereka sewa tadi pagi akan dijadikan tempat p**********n. Ia pikir kamar ini untuk mereka berdua. "Justru itu yang membuatnya menarik. Coba kau bayangkan kita berbaur di sini bersama orang-orang dengan seorang wanita sebagai sandera kita, tidak akan ada yang menyadari itu. Kau tenang saja." Clara mengibaskan tangannya di depan wajah Heroshi sambil terkekeh geli. "Aku juga tidak habis pikir dengan kelakuan kekasih Bos ini," ucap Bandot ikut menimpali percakapan pasangan di depannya. "Kau di

