Bandot mendengus saat Ben menjerit kaget. "Kau ingin seluruh orang berkumpul akibat teriakanmu itu, hah?!" Bandot melirik sekitar. Untung saja malam ini di sekitar emperan toko yang mereka duduki tidak banyak orang yang berlalu lalang. "Gi-gila! Jadi Pedro sudah ditangkap?" seru Ben setelah menemukan jalan napasnya kembali. Bandot mengangguk. "Aku tidak sengaja melihatnya diseret oleh beberapa orang," katanya setengah berbohong. Sebenarnya ia pun tidak melihat dengan mata kepalanya sendiri, karena pada saat itu ia tengah berada di dermaga melihat sendiri bagaimana kapal pengangkut barang milik Bos-nya disergap polisi. Ben tampak syok mendengarnya. Kedua tangannya bergetar. Lantas ia pun berkata, "Aku tidak mau terlibat lagi dengan kalian. Benar kata Ibuku, kalau aku bersama kalia

