Bab 51

1598 Kata

Happy Reading...!!! . . Manik mata Fatih beradu dengan manik mata salah satu wanita yang ada di dalam kabin kapal. "Mas Fatih?" Ragu, seorang wanita bersuara. Beberapa wanita yang lainnya pun bergegas bangun dari duduk mereka saat pintu itu terbuka. Mereka merasa senang dan lega ketika sang pahlawan datang. Mereka berharap nasib mereka tertolong dengan datangnya sang pahlawan. Gegas wanita tersebut mendekat. "Tolong kami ... kami akan dibawa entah ke mana, di bilik sebelah masih ada beberapa orang lagi," katanya menggebu-gebu. "Kalian tunggu di sini dulu, pintu ini tidak kukunci, aku akan ke sana." Fatih langsung berpindah ke kabin yang dimaksud. Ia tekan hendel pintu. Beruntung pintu itu tidak terkunci. Hanya saja wanita-wanita di dalam sana terikat tali di kaki dan di tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN