Bab 38

1026 Kata

Nurul berjalan beriringan bersama Mama Fatimah dan Kayla yang menggendong Bila memasuki swalayan terbesar di Kota Madya. Begitu berada di dalam, Kayla dan Mama Fatimah berpisah. Kayla menurunkan Bila dan menarik troli, begitu juga dengan Mama Fatimah. Sedang Nurul yang baru pertama sekali memasuki toko sebesar ini hanya berdiri bengong. Ia tidak tahu mau melakukan apa. "Nurul ikut Mama saja, ya, apa yang kau mau, ambil saja." Mama Fatimah yang menyadari kebingungan Nurul, menggandeng tangan Nurul dan berjalan bersisian dengannya. "Saya bingung Ma, baru kali ini saya masuk toko sebesar ini." Kekeh Nurul. Semburat merah tidak luput merona dari pipinya. Oh, sungguh menggemaskan menantunya ini! Mama Fatimah sangat ingin mencubit pipi chubby itu, tapi ia tahan karena tidak mungkin ia memp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN