Bab 40

1139 Kata

Fatih bersiap-siap akan ke kantor BIN sebelum kembali ke Paya Kambuh. Nurul membantu menyiapkan pakaian Fatih. Kemeja hitam dan celana denim sudah melekat indah di tubuhnya. "Hari ini kita jadi pulang 'kan Bang?" Nurul menatap Fatih. "Jadi, setelah Abang pulang dari kantor nanti kita langsung berangkat." "Apa tidak masalah kita langsung pulang? Aku merasa tak enak hati meninggalkan Mama dan Papa begitu cepat," lirih Nurul. "Tidak apa-apa. Abang juga harus memantau pekerjaan di lapangan, sekaligus rumah makan yang dikelola Pak Manan, Abang harus meminta laporan keuangan dari hasil jualan, kan? Lagipula Mama sama Papa sudah biasa tanpa Abang, Sayang." Fatih mencubit gemas pipi sang istri. "Bagaimana kabar Baby hari ini? Tidak menyusahkan Mommy, kan?" Fatih beralih mengusap perut Nu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN