Happy Reading...!!! Setibanya di Paya Kambuh, Fatih langsung menuju ke rumah makan melayu sebelum pulang ke rumah Nurul. "Kita ke rumah makan dulu, ya, ada sesuatu yang harus Abang urus di sana," Nurul mengangguk, meskipun kondisi tubuhnya terasa lemah, tapi ia mengikuti saja ke mana suaminya menuju. Di rumah makan melayu sendiri sedang ada perayaan ulang tahun dengan acara makan-makan bersama. Para Pramusaji tampak sibuk menyiapkan hidangan di atas meja. Salah satu di antara mereka, tampak Pidah. Sejak tadi ia mengeluh karena lelah. Marko sendiri sudah dua hari ini tidak tampak batang hidungnya. Entah ke mana lelaki itu, meninggalkannya di saat-saat waktu sibuk seperti ini. "Sepertinya lagi ada acara, ya, di dalam?" gumam Nurul begitu Fatih memarkirkan mobilnya di depan rumah mak

