Maafkan bila ada typo (^.^) Terimakasih telah berkunjung... ( ˘ ³˘)❤ Happy Reading...!!! @@@ Nurul menghirup udara sekitar rumahnya. Ia merindukan bau ini. Bau udara rumah yang ia tinggalkan selama dua hari lalu. Oh, nyamannya...!!! Nurul merentangkan kedua tangannya dengan mata terpejam. Fatih tersenyum melihat antusias istrinya. "Kau senang?" Nurul mengangguk cepat. Manik matanya menatap Fatih. "Iya, aku senang, akhirnya kita kembali lagi ke sini." Fatih kini tahu bahwa tidak ada yang lebih membahagiakan istrinya selain keberadaannya kembali di rumahnya sendiri. Meskipun rumah yang sederhana, namun terasa nyaman. Apalagi rumah peninggalan orang tuanya sendiri. Setelah merasa puas, Nurul mengambil bungkusan plastik yang ia letakkan di atas meja ketika ia masuk tadi lalu ia

