Part 40 "Malik." "Iya-eh Cantik." Malik yang tadinya mengambil barangnya yang diletakkan di dalam loker pun menoleh dan kaget mengetahui seseorang yang memanggilnya baru saja ialah Cantika yang sudah berganti baju biasa. "Dipanggilin dari tadi, lo gak denger?" Cantika mendengus sebal dan bersedekap d**a. "Enggak denger sama sekali gue." Malik berkerut bingung dan mencoba mengingat-ingat apa yang sedang ia lakukan tadi sampai-sampai tak mendengar suara Cantika yang sudah memanggilnya sedari tadi. "Astaga padahal gak jauh banget jaraknya gue manggil lo." Cantika berdecak kesal. "Sorry-sorry gue emangg gak denger sumpah." Malik mengangkat kedua tangannya di atas. "Btw, lo habis kerja kok tetep wangi ya." Cantika mendengus dan mencium wanginya parfum khas milik Malik. "Benerkah?"

