Part 29 "Hihi." Mendadak Melani tertawa di sendiri setiba di kantin. "Lo napa dah? Suara lo nakutin banget." Cantika buru-buru menjaga jarak dari Melani. "Ish." Melani mendekati Cantika lagi sembari menggandeng tangan Cantika. "Risih gue Lan." Cantika mengibaskan tangannya yang digandeng Melani, begitulah Melani suka menggodanya dan membuatnya sebal. "Hehe kan sayang teman." Melani terkekeh dan memasang wajah tak berdosanya. "Sayang teman gundulmu." Cantika mendengus kemudian matanya menyapu pandangannya ke sekitar kantin. Ia hanya menemukan dua teman Malik yang sedang bersenda gurau di meja biasa mereka berkumpul namun tak ada tanda-tanda Malik disana membuat Cantika menghela napasnya pelan. "Yuk ke meja temen cowok lo!" Melani dengan semangat tangannya menunjuk ke meja merek

