Part 30 "Kan sudah gue bilang, gue mager aja ikutan dan lebih milih main bola waktu gabut atau ada lomba antar kelas." Malik duduk di salah satu kursi di meja mereka. Ia mengambilnya minuman Zidan yang sepertinya baru dibeli lalu meneguknya hingga setengah botol. "Iya sih, lo pernah cerita begitu. Tapi sayang banget gak ikutan atau lo bisa ikut sebentar juga gak masalah." Cantika ikut duduk di samping Malik. "Buset minuman gue." Zidan baru saja mengecek ponselnya karena ada notifikasi pesan dari seseorang, minumannya yang ditinggal dimeja itu sudah habis setengah dan Zidan juga baru membeli minuman tersebut. "Hehe maap, sengaja." Malik memasang wajah tak berdosanya sembari mengangkat kedua tangannya sebentar. "Aish ganti rugi." Zidan mulai rewel dan duduk di samping Malik lainnya.

