Saat ini posisi Cantika dipaksa kuat oleh keadaan dan masih belum menyangka ini semua akan terjadi. Dimana ia harus bertemu ayahnya dalam situasi dan kondisi yang tidak tepat. Cantika tidak berani baris di depan dan memilih di belakang sambil menundukkan kepalanya. Ia masih berada di dapur bersama beberapa karyawan lainnya karena Cantika bertugas sebagai pengantar makanan kali ini. "Lo kenapa, Tik? Jangan gugup ya." Lina menegur Cantika yang nampak seperti sedang gugup saat ini. "Aku gak papa kok, Mba." "Tapi kamu kayak gugup apa grogi gitu, kita harus santai dan menahan rasa gugup di diri kita supaya kita fokus melakukan pekerjaan kita. Jangan ceroboh dan harus hati-hati!" Lina mengingatkan Cantika berkali-kali dan sangat mengkhawatirkan Cantika jika melakukan kesalahan di acara pes

