Melihat Evelina terdiam saja cukup lama membuat Kennan merasa tidak sabar dan setelah itu mendesak dengan mengatakan, “Kenapa hanya diam saja, Ev? Sedikit informasi yang kamu ketahui pun tetap penting untukku. Di sini tidak hanya meluruskan kesalah pahaman mengenai kematian almarhum ayahmu saja melainkan juga membersihkan nama Papahku.” Akhirnya Evelina menjawab dengan suara lirih dan tatapannya masih tetap saja kosong dan lurus ke depan. “Sebelum aku tertangkap olehmu, aku bertemu dengan Om Hans beberapa kali di suatu tempat, beliau juga yang membantu mengurus persembunyianku selama ini. Aku tidak menyangka jika orang yang selama ini membantuku dan aku anggap baik ternyata menjadi terduga pembunuh ayahku.” “Bukan hanya terduga saja tetapi memang faktanya seperti itu. Di mana saja kalia

