Part 63

2249 Kata

“Jangan lupa habiskan obatnya,” ujar zuster mengingatkan Arman sekali lagi saat bersiap meninggalkan rumah sakit. Arman hanya mengangguk. Lalu mengikuti Wanita paruh baya yang mengaku sebagai ibunya. Sebenarnya Arman enggan diajak menemui ayah biologisnya, baginya lelaki itu bukan ayahnya karena tidak pernah menikahi wanita yang telah melahirkannya. Tapi karena ibunya memaksa, akhirnya Arman setuju. Sepanjang perjalanan Arman lebih banyak diam, ia malas bertanya ini itu tentang ibu yang baru muncul di saat ia benar-benar sudah tidak berharap. Apalagi soal ayah biologisnya, sedikit pun ia tidak penasaran dengan sosok lelaki iti. Untuk apa? Bahkan jika bukan karena dipaksa sang ibu, ia tidak pernah ingin mengenal lelaki b******n itu. “Kita sudah sampai. Temui ayahmu, ibu akan menunggu di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN