38. Perpisahan yang Berbeda

2203 Kata

Bagas baru selesai mandi, dia baru saja selesai merapikan barang-barang yang akan dia bawa besok. Bagas sedang mengeringkan rambutnya saat dia mendengar dering teleponnya. Dia mematikan pengering rambut dan berjalan menuju ke meja tempat dia meletakkan ponselnya. Matanya membesar ketika dia melihat nama Bian terpampang di layar ponselnya, dengan cepat dia mengangkat panggilan telepon itu. “Halo?” sapa Bian. “Halo? Tumben kamu nelpon?” Nada bicara Bagas sangat tenang namun hatinya sudah sangat berdebar karena panggilan itu. “Eh ... kamu ke New Zealand besok ‘kan?” tanya Bian. “I-iya.” “Kamu ada waktu saat ini? Atau lagi sibuk packing?” Kepala Bagas secara otomatis menggeleng, dia menatap ke seluruh barangnya yang sudah dia packing dari siang tadi, “Sudah packing, kok. Kenapa?” “Mau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN