Andrea terbangun dengan keadaan yang sudah lumayan membaik, segala rasa sakit yang dia rasakan sudah jauh berkurang. Andrea sadar akan satu hal, ruangannya sangat sepi. Dia mengedarkan pandangannya ke sekitar dan melihat Calvin tengah tertidur di atas sofa, sepertinya dia ketiduran karena masih mengenakan kemeja dan juga celana panjangnya. Andrea menekan tombol di samping ranjangnya membuat bagian atas ranjang itu naik dan membuat kini posisi Andrea menjadi duduk. Dia memandangi wajah suaminya yang tampak sangat kelelahan, dia merasa sedih karena hal itu. Tiba-tiba saja Calvin bergerak sebentar kemudian perlahan-lahan bangun dari tidurnya, dia agak terkejut melihat Andrea yang sedang duduk di ranjang menatapnya. “Kamu sudah bangun?” tanya Calvin, dia masih menutup matanya. “Ini jam

