Prahara 55 - Jakarta

1181 Kata

Indari sampai di rumah sakit, dimana Adisty dirawat, ia sudah bertanya pada mantan suaminya dan katanya Adisty menerima perawatan di kamar inap khusus anak-anak, sampainya di sana Indari menghela napas panjang, ia sejenak berhenti dan mencoba mengelus dadanya, lalu membuka kamar an melihat Adisty tengah dibujuk oleh perawat, Sammy dan Vivian untuk makan dan minum obnat. Adisty ngambek kemarin dan sampai sekarang ia memilih mogok makan. Adisty membulatkan matanya penuh melihat ibunya sudah berdiri dibelakang pintu masuk. “Ammah!” teriak Adisty dan hendak turun dari ranjang. “Sayang, tetap di situ dan jangan kemana-mana,” kata Indari lalu melangkah menghampiri putrinya. Vivian menyunggingkan senyum dan memutari bola matanya, ia kesal sekali akhirnya Indari kembali dan akan mengacaukan ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN