Beberapa hari telah berlalu, semenjak Indari di New York, yang ia dan Radika lakukan adalah jalan-jalan, mereka setiap hari menyusuri kota New York, selama ini Indari sangat jarang berliburan, baru kali ini ia menikmati liburannya bersama orang terkasih. Malam menunjukkan pukul 11, Indari dan Radika baru sampai di hotel, sesaat kemudian suara ponselnya bergetar, Indari melihat nama Adisty di layar ponselnya. “Siapa, Sayang?” tanya Radika. “Adisty,” jawab Indari. “Ya udah. Aku tunggu kamu di loby,” kata Radika membelai rambut Indari. Indari mengangguk. ‘Assalamualaikum, Sayang,’ ucap Indari. ‘Apa kamu senang di situ?’ Sebuah suara terdengar diseberang telpon, ia menandai suara itu yang tak lain tak bukan adalah Sammy. ‘Apa maksudmu?’ tanya Indari. ‘Dan … kenapa ponsel Disty ada pada

