Fajar tiba; terangnya mengusir selimut malam, mengganti bintang dengan awan, menghias langit dengan semburat jingga. Burung-burung mulai bernyanyi. Beberapa di antara mereka bertengger di ranting pohon apel; mengamati gerakan manusia yang berlalu-lalang di bawah mereka. Rein berjalan tergesa; keningnya berkerut seolah ada hal penting yang ingin Rein simpan. Tidak ingin membuang waktu, pria itu segera bergegas menuju aula utama. Sesampainya di depan aula, tampaklah para petinggi dalam pakaian kebesaran mereka. Manusia-manusia itu duduk di tiap-tiap kursi yang mengelilingi lantai berbentuk oval. Langit-langit aula yang berbentuk cekung dihias dengan lukisan dewa dan dewi kuno penguasa Rea. Lalu, di belakang mimbar terdapat patung Dewi Serenity dalam wujud wanita bersayap; di samping kanan d

