Satu bulan semenjak peperangan antara elixer dan manusia, akhirnya segalanya berakhir dengan perdamaian. Berdiri di makam sang ibunda, Ringga masih mengingat surat terakhir yang dikirimkan Amara. Ringga, aku berharap kau bisa menghadiri pernikahanku. Walau Mir tampaknya tak ingin melapasku, namun aku tak akan membiarkan abangku itu bertindak sesuka hati. Hanya karena gadis itu menolaknya, bukan berarti aku harus ikut meratap bersama kakakku. Lupakan Mir, ia bisa mengurus masalahnya sendiri. Sungguh tak menyangka, akhirnya Nihuar melamarku. Kau mengerti, kadang aku takut ia akan mengabaikanku dan lebih memilih memusatkan pikiran padamu dan Sin. Oh, Sin, aku salut padamu. Akhirnya kau melepaskan obsesi kecilmu. Aku dengar Sin dan gadis itu menikah dan memutuskan untuk menyepi di sebuah pu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


