Kini Jena tengah menemani Gyana bermain, di ruang tengah. Mendengar suara ketukan pintu membuatnya bangkit dan pergi ke depan. Setelah membuka pintu, Nadira langsung menerobos masuk ke dalam membuat Jena terkejut. "Nona, anda siapa? " cetus Jena kebingungan. "Sandra, ke luar kau jaaalang. " teriak Nadira sambil memaki Sandra dengan keras. Jena berusaha mengusirnya namun Nadira justru mendorongnya hingga tersungkur. Mendengar keributan Sandra dan Diego ke luar, wanita hamil itu meminta Jena membawa Gyana ke kamar. Jena langsung mengajak gadis cantik itu pergi dari sana. Melihat Sandra yang hamil besar membuat kemarahan Nadira semakin tak terkendali. "Kau sialan, kenapa kau harus hadir dalam hidup Diego. Diego itu hanya milikku wanita jaaalang. " umpat Nadira. "Apa kau tak sadar bukanka

