Bab 21 Honeymoon Sandra Diego 2

1018 Kata
Hari demi hari pasangan Sandra dan Diego tampak semakin mesra. Tak hanya menghabiskan waktu dengan bercinta, namun keduanya juga sering berkeliling. Kebahagiaan juga menyertai Sandra, sang kakak dan iparnya akan menyusulnya ke sini sesuai undangan Diego. Sandra sendiri telah menyiapkan semuanya demi menyambut kedatangan Sean dan Alicia yang ingin honeymoon juga. Sandra menghentikan langkahnya, menoleh kearah suaminya dengan senyuman manis. Diego sendiri di buat jatuh cinta untuk kesekian kalinya oleh istri tercintanya Sandra Diego Mayer. "Kau selalu mampu membuatku terkejut dengan semua kebahagiaan yang kau berikan hubby! "Everything for you baby, aku sangat suka melihatmu tersenyum. " balasnya. Sean dan Alicia akhirnya sampai di Love island , keduanya langsung di sambut hangat Sandra dan suaminya. Diego mengantarkan keduanya menuju ke resort di sebelahnya untuk tempat tinggal Sean sementara. Sean menepuk pundak iparnya, lalu mengajak Alicia untuk beristirahat. Diego mengajak istrinya masuk ke dalam resort, keduanya bersantai di ruang tamu. Sandra membekap mulutnya, dia bangkit dan berlari menuju ke kamar mandi. Diego yang khawatir langsung menyusul istrinya, menekan tengkuk Sandra. Wanita itu terus memuntahkan cairan bening di kloset dan setelah selesai dia membasuh bibirnya. "Sayang wajah kamu pucat, aku panggilkan dokter ya? " ucap Diego dengan cemas. Pria itu menggendongnya, lalu merebahkan ke atas ranjang. Dia segera ke luar, lalu menghubungi dokter yang dia kenal yang kebetulan bekerja di daerah sana. Sandra sendiri seakan tak memiliki tenaga, dia merasa curiga dengan tubuhnya akhir akhir ini sering merasa mual dan pusing. Dokter langsung memeriksa keadaan Sandra saat ini, merasa kurang puas Diego membawa istrinya ke mobil. Dia meminta sopir membawanya ke rumah sakit. Dokter melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk memeriksa perut Sandra dengan USG. "Benar Tuan, saat ini istri Anda tengah mengandung dan usianya delapan minggu. "Sandra dan Diego saling melempar senyum penuh kebahagiaan. "Di sini ada tiga titik Tuan, sepertinya nyonya Sandra mengandung bayi kembar tiga. " jelas Dokter yang membuat Diego tersentak kaget. Pria itu tak mampu berkata kata, dia menciumi wajah sang istri tercintanya. Setelah selesai memeriksa dan mengoles gel, dokter menyerahkan hasil print USG pada Diego. Diego membantu istrinya bangun dan turun dari ranjang dengan hati hati, dia menerima vitamin dari dokter setelah itu pamit pergi. Sepanjang jalan menuju ke mobil, Diego tak henti hentinya menciumi sang istri. "Sayang sebenarnya waktu itu aku berkonsultasi pada kak Alicia mengenai posisi dalam bercinta, aku memang merencanakan ingin hamil anak kembar sebagai hadiah untuk kamu hubby! "Sayang, kamu. " Diego menitikkan air mata, mendekap istrinya tak terlalu erat. Sandra tersenyum, membalas pelukan suaminya lalu mereka segera masuk ke mobil. Sepanjang perjalanan pulang menuju ke resort, Diego menciumi perut menonjol sang istri tercinta. Tiba di resort, keduanya turun dari mobil. Diego memilih menggendong istrinya lalu membawanya masuk ke dalam dan membaringkannya. "Sayang pantas akhir akhir ini nafsu makan dan nafsu dalam hubungan ranjang aku semakin bertambah, plus perut aku menonjol tanpa aku sadari. " gumam Sandra yang masih tidak percaya. Diego tersenyum menanggapinya, pria itu terus mengusap perut sang istri dan menyapa ketiga calon buah hatinya di dalam perut wanitanya. "Mulai sekarang turuti perkataan aku sayang, aku tidak suka kamu membantahku. " tegas Diego yang di angguki Sandra. Wanita itu tersenyum melihat sikap posesif sang suami padanya. l Sandra melepaskan pakaiannya hingga menyisakan pakaian dalam, lalu dia berbaring di atas ranjang. Diego lebih dulu mengunci pintu kamarnya, naik ke ranjang dan kembali menyentuh perut menonjol sang istri. Dia kembali memagut bibir wanitanya, ciumannya kini turun ke dua gundukan sang istri yang telah polos. "Hubby aku ingin bercinta dengan kamu? " bisik Sandra sambil memperhatikan suaminya yang tengah menyusu. Diego menjauhkan wajahnya, dia melepaskan pakaian mereka dengan buru buru lalu melakukan penyatuan dengan hati hati. Sementara di resort sebelah hal yang sama juga tengah di lakukan Sean dan istrinya. Alicia memanjakan suaminya dengan gerakan erotisnya, Sean sendiri begitu memuja wanitanya. Pria itu seakan tak pernah puas untuk menikmati tubuh indah wanitanya, hanya sang istri yang mampu memuaskan dirinya. Hingga sore harinya mereka baru ke luar dari kamar masing masing. Sean dan istrinya segera bergabung bersama adik dan iparnya itu. Sandra langsung memberitahu kabar kehamilannya pada keduanya. "Wah selamat atas kehamilan kamu. " ucap Alicia sambil memeluk Sandra sekilas. "Terimakasih kak, dan kalian tahu kak aku hamil kembar tiga. " balas Sandra sambil tersenyum. Alicia terkejut mendengarnya, dia memberikan selamat untuk Sandra dan Diego. Sandra mengulas senyumnya, mengusap perutnya yang menonjol, dia masih tak menyangka akan dirinya yang hamil secepat ini. Dia meminta sang kakak ipar untuk membelikan dirinya es kelapa muda dan makanan, tentu saja Alicia menyanggupinya. Setelah kepergian Sean dan Alicia, Diego melumat bibir istrinya dengan lembut. Tak lama Alicia kembali dan menyerahkan pesanan sang adik ipar, dia memilih ke luar dan jalan jalan. Diego dengan sabar menyuapi istri tercintanya hingga makanan habis, tak lupa menyerut es kelapa mudanya. "Kita jalan sebentar yuk sayang. " ajak Sandra pada suaminya. Diego mengangguk, keduanya bangkit dan ke luar dari resort mereka. Pria itu terus mengawasi istrinya, Sandra hanya mampu terkekeh pelan melihat sikap bawel sang suami. Diego mengajak istrinya duduk di kursi pantai, dia membiarkan wanitanya berbaring. Wanita itu meraih tangan suaminya lalu meletakkan di atas perutnya yang menonjol. Pria itu tentu saja membelai nya dengan lembut, Sandra begitu menyukai usapan tangan sang suami. Pria itu berlutut, menyibak dress bawah istrinya. Lalu mengobrak abrik isi di dalamnya, Sandra mendesah pelan dan menekan kepala sang suami. Diego segera menjauhkan wajahnya, memperbaiki dress istrinya yang tersingkap bagian bawahnya. "Hubby kamu sangat nakal hm, aku yakin salah satu anak kita akan memiliki sikap sepertimu. " cetus Sandra. Diego terkekeh pelan, pria itu memilih memeluk istrinya dari belakang sambil mengusap perutnya. Diego begitu bersyukur dengan apa yang dia miliki saat ini, dia merasa bersalah karena pernah berniat jahat pada Sandra saat di awal pertemuan mereka. Kini wanita yang dia cintai memberinya kejutan yang luar biasa. "Dia tengah mengandung calon baby triplet kami, aku sungguh semakin mencintai kamu Sandra! Sore itu keduanya benar benar menikmati waktu bersama, kebahagiaan mereka begitu terasa lengkap setelah Sandra di nyatakan hamil. Sandra sendiri masih tak menyangka jika dirinya hamil anak kembar tiga sekaligus. Wanita itu begitu terharu dan bahagia saat ini. Dia berharap ketiga calon anaknya akan selalu sehat di dalam perutnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN