#44

982 Kata

#44 Aku dan Altez duduk bersisian di tepi kolam renang sembari menikmati embusan angin dan riak air yang disebabkan orang-orang yang berenang. Altez telah membuat satu tindakan nggak terkira, mengajakku kabur dari makam malam bersama. Untuk satu tindakan kekanakan ini, aku harus katakan, aku sangat bahagia. Rasanya seperti Altez memilihku, bukannya bertahan di sana untuk Tasyilla. Aku tahu aku berlebihan mengenai hubungan Tasyilla dan Altez yang belum jelas kebenarannya, tapi percaya deh, menjadi perempuan dalam suatu hubungan yang dasarnya sekedar main-main itu penuh dengan risiko. “Kamu bersenang-senang hari ini?” tanya Altez. Aku menggeleng. “Aku capek,” jawabku. “Kalau capek, bilang ke Tasyilla untuk berhenti. Kamu nggak bertugas menemani dia jalan-jalan sepanjang hari.” Tangan ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN