#40

1095 Kata

#40 “Gue kayak di antara mulut hiu dan mulut buaya. Kanan dan kiri gue sama-sama merugikan.” Aura mendesah dan melempar badannya ke atas kasur. “Kenapa?” aku segera meletakan kantong-kantong belanjaan di lantai, lalu duduk di atas sofa. Melegakannya bisa mengistirahatkan kaki setelah banyak aktivitas dilalui. Kami tiba di Lombok siang hari dan langsung meluncur ke hotel hanya untuk meninggalkan koper. Altez dan Derek langsung meluncur ke rapat mereka entah di mana setelah turun dari pesawat. Aku dan Aura memanfaatkan waktu kami serta kartu Altez untuk kelayapan dan berbelanja. Hasilnya lumayan mengejutkan. Aku dan Aura masing-masing membawa pulang sepuluh kantong. Memang kekuatan kartu Altez telah mengasah kemampuan kami memilih barang bagus, nggak Cuma mencari barang murah meriah. “Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN